gudang info cuy

BUAT YANG LAGI NGAPAIN AJA... SELAMAT MEMBACA...

Kamis, 15 November 2012

ANTARA POLIGAMI DAN MONOGAMI


Buat bahan renungan untuk orang2 yang lagi GALAu memilih... antara POLIGAMI atau MONOPOLI... (eh MONOGAMI maksudnya hehe, justkid)
POLIGAMI DAN MONOGAMI
Sebelum masa Rosulullah saw, poligami adalah hal yang wajar dilakukan di Timur Tengah (Arab) dan beberapa negara di Afrika dan Asia, termasuk Indonesia. Saat itu, nilai sosial seorang perempuan dan janda sedemikian rendah sehingga seorang laki-laki dapat beristri sebanyak mereka suka.
Dalam lingkungan yang berpoligami, Rosulullah saw melakukan monogami bersama istri tunggalnya Khadijah binti Khuwalid ra, dan itu berlangsung selama 25 tahun, dari tahun 595 M sampai 620 M (sampai Khadijah binti Khuwalid ra meninggal dunia). Saat menikah usia Rasulullah saw adalah 25 tahun sedangkan Khadijah binti Khuwalid ra berusia 40 th. 

Pada masa perang, saat itu dibutuhkan perlindungan terhadap yatim piatu dan janda korban perang, sehingga turunlah surah An-Nisa' (4): ayat 3 menyatakan, 

Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap perempuan-perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu khawatir tidak dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja ... (surah An-Nisa' (4): ayat 3)

Selain turun ayat tersebut, juga turun surah An-Nisa' (4): ayat 129 menyatakan,
Kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara istri-istrimu, walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, .... (surah An-Nisa' (4): ayat 129)

Ayat ini menegaskan bahwa sesungguhnya suami tidak akan dapat berlaku adil bila melakukan poligami, dan itu penegasan dari Allah SWT sendiri melalui ayat tersebut. Namun kenapa Allah SWT tetap membuka saluran tersebut, padahal jelas nantinya tidak dapat berlaku adil ? 

Disinilah keistimewaan Agama Islam sebagai agama yang universal, karena selalu menyiapkan berbagai "saluran darurat".
Sehingga saluran poligami tetap dibuka sebagaimana surah An-Nisa ayat 3 tersebut, dan hanya dibenarkan secara syar'i dalam keadaan darurat sosial, seperti perang, dengan syarat untuk memberi perlindungan terhadap janda mati dan anak-anak yatim serta tidak menimbulkan kerusakan dan kezaliman
 (Tafsir al-Manar, 4/287). 

Pada tahun 620 M (tahun ke 10 kenabian Rosulullah saw) Khadijah binti Khuwalid ra meninggal dunia, dimana 3 hari sebelumnya Abi Talib (pengasuh Rasulullah saat kecil, yang juga ayah Ali bin Abi Thalib ra) meninggal dunia. Umat Islam menyebut tahun ke sepuluh kenabian Muhammad saw itu sebagai tahun kesedihan (Am al-Khuzn). Pada tahun tersebut Rasulullah juga mengalami peristiwa Isra Mikraj. 
Dari perkawinan dengan Khadijah binti Khuwalid ra, Nabi saw dikaruniai dua anak laki-laki (Qasim dan Abdullah, yang dijuluki at-Tayyib dan at-Tahir) dan empat anak perempuan (Ruqayyah, Zainab, Ummu Kalsum, dan yang bungsu Fatimah). Qasim meninggal sebelum mencapai umur 2 tahun, sedangkan Abdullah meninggal dalam usia lebih muda lagi. Anak-anak Nabi saw yang masih hidup perempuan semua. 

Sepintas mengenai perkawinan anak-anak Nabi Muhammad saw diuraikan berikut ini.
Zainab menikah dengan Abul As bin Rabi' bin Abdul Syams. Ruqayyah dan Ummu Kalsum masing-masing menikah dengan Utbah dan Utaibah, keduanya anak-anak Abu Lahab. Sesudah kedatangan Islam, Abu Lahab memerintahkan kedua anaknya untuk menceraikan kedua putri Muhammad saw tersebut. Tentu saja Nabi saw cukup sedih dengan kejadian ini. Nabi saw baru terhibur ketika Ruqayyah kemudian dikawini oleh Usman bin Affan, meskipun Ummu Kalsum (adik Ruqayyah) harus menjanda sampai berakhirnya Perang Badr. Setelah Ruqayyah wafat, kemudian Usman bin Affan menikah dengan Ummu Kalsum. Adapun putri bungsu Rasulullah saw, Fatimah menikah dengan Ali bin Abi Talib.
Anak-anak Nabi Muhammad saw sempat mengalami kedatangan Islam dan mereka memeluk Agama Islam serta ikut hijrah ke Madinah. Kecuali Fatimah, semua anak-anaknya meninggal semasa Muhammad saw masih hidup, Fatimah sendiri meninggal 6 bulan setelah Nabi Muhammad saw wafat. 

Sejak Istri Rasulullah saw, Khadijah binti Khuwalid ra wafat, Khalwah istri Usman bin Makhzum memperhatikan berbagai kebutuhan anggota keluarga Nabi saw.
Tahun 623 M (setelah 3 tahun Rasulullah saw menduda), Khalwah menganjurkan Nabi saw agar menikah lagi. Saat itu Muhammad bertanya siapa yang harus ia nikahi ?. Khalwah menyarankan Saudah binti Zam'ah, janda Sakran Umar al-Amiri, seorang sahabat yang pernah membawanya ke Habasyah. Suami-istri Sakran-Saudah termasuk kelompok pengungsi pertama yang pulang kembali ke Mekah dari Habasya, dan Sakran meninggal tidak lama setelah itu.
Karena suaminya (Sakran) meninggal, maka Saudah tidak punya pilihan lain kecuali kembali ke keluarga setelah ditinggal mati suaminya. Keluarga Saudah belum masuk Islam, sehingga apabila Saudah kembali ke-keluarganya, maka ia akan disiksa seperti dialami orang-orang muslim lain yang tidak memiliki perlindungan. Maka Nabi Muhammad saw menyetujui usulan Khalwah untuk menikahi Saudah agar menjadi terlindungi sekaligus terbebaskan dan tidak mengalami penderitaan. 

Dalam kitab Ibn al-Atsir, poligami yang dilakukan Nabi adalah upaya transformasi sosial (lihat pada Jâmi' al-Ushûl, juz XII, 108-179). Poligami yang dilakukan Nabi saw untuk melindungi sekaligus membebaskan wanita-wanita tersebut.Realitas bahwa perkawinan Nabi untuk penyelesaian problem sosial bisa dilihat pada teks-teks hadis yang membicarakan perkawinan-perkawinan Nabi. Hampir seluruh Istri Nabi adalah janda yang ditinggal mati suaminya untuk dilindungi sekaligus dibebaskan, kecuali Aisyah binti Abu Bakar ra. 

Dengan menelusuri kitab Jami' al-Ushul (kompilasi dari enam kitab hadis ternama) karya Imam Ibn al-Atsir (544-606H), dapat ditemukan bahwa poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu. 

Lebih jauh Abduh menyatakan, poligami adalah penyimpangan dari relasi perkawinan yang wajar dan hanya dibenarkan secara syar'i dalam keadaan darurat sosial, seperti perang, dengan syarat untuk memberi perlindungan terhadap janda mati dan anak-anak yatim serta tidak menimbulkan kerusakan dan kezaliman (Tafsir al-Manar, 4/287). 

Dalam sebuah ungkapan Nabi saw menyatakan: "Barangsiapa yang mengawini dua perempuan, sedangkan ia tidak bisa berbuat adil kepada keduanya, pada hari akhirat nanti separuh tubuhnya akan lepas dan terputus" (Jâmi' al-Ushûl, juz XII, 168, nomor hadis: 9049). Teks-teks hadist terkait poligami sebenarnya mengarah kepada kritik, pelurusan, dan pengembalian pada prinsip keadilan. Namun banyak ulama "cerdik" yang menyelewengkannya dengan hanya mengambil sepotong-sepotong teks untuk pembenaran perbuatannya atau pembenaran perbuatan beberapa orang tertentu yang berpengaruh baginya. 

Nabi Muhammad saw dengan sangat tegas menolak poligami Ali bin Abi Thalib ra, dan teks hadis ini jarang disampaikan sebagian ulama, padahal teks ini diriwayatkan para ulama hadis terkemuka: Bukhari, Muslim, Turmudzi, dan Ibn Majah, berikut ini. 

Nabi SAW marah besar ketika mendengar putri beliau, Fathimah binti Muhammad SAW, akan dipoligami Ali bin Abi Thalib ra. Ketika mendengar rencana itu, Nabi pun langsung masuk ke masjid dan naik mimbar, lalu berseru: "Beberapa keluarga Bani Hasyim bin al-Mughirah meminta izin kepadaku untuk mengawinkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib. Ketahuilah, aku tidak akan mengizinkan, sekali lagi tidak akan mengizinkan. Sungguh tidak aku izinkan, kecuali Ali bin Abi Thalib menceraikan putriku, kupersilakan mengawini putri mereka. Ketahuilah, putriku itu bagian dariku; apa yang mengganggu perasaannya adalah menggangguku juga, apa yang menyakiti hatinya adalah menyakiti hatiku juga." (Jâmi' al-Ushûl, juz XII, 162, nomor hadis: 9026). 

Terlepas dari hukum-hukum dalam Agama Islam, kondisi jumlah laki-laki dengan perempuan saat ini cukup mengkawatirkan. Karena sejak tahun 2001, jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan, terutama di Timur Tengah dan beberapa negara asia yang "dulunya" menganggap anak laki-laki lebih berharga dibandingkan anak perempuan, serta yang "dulunya" menganggap poligami adalah hal yang lumrah. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah Allah SWT sedang menghukum (menyadarkan) sebagian masyarakat di negara-negara tersebut ? Maha Suci, Maha Adil, Maha Benar, dan Maha Mengetahui Allah SWT. 

Untuk melihat data statistik jumlah penduduk (laki-laki dan perempuan) masing-masing negara di Dunia, silakan klik di bawah ini : 
http://statistik.ptkpt.net (Daftar/Data Perbandingan Jumlah Laki-laki : Perempuan masing-masing negara di Seluruh Dunia) 

Pentingnya menghafal Asmaul Husna

Seorang teman hari ini bertanya sama aku.. apakah aku hafal Asmaul Husna? Dan pertanyaan itu malah memberikan aku sedikit ide judul penulisan selanjutnya di Blogku.. Dan bagiku.. tulisan kali ini memang pantas di share untuk kita pahami.. 


وَلِلّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا


Artinya : “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu.” (QS. Al A’raf : 180)
Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya Allah swt memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Siapa yang menghitungnya maka ia akan masuk surga.” (HR. Bukhori)
Al ‘Ashili mengatakan bahwa makna dari menghitung nama-nama-Nya adalah mengamalkannya bukan menghitung dan menghafalkannya karena apabila sebatas itu maka itu pun bisa dilakukan oleh orang-orang kafir maupun munafiq, sebagaimana hadits bahwa orang-orang khawarij juga membaca Al Qur’an sementara ia (bacaannya) itu melewati tenggorokan mereka.
Ibn Batthol mengatakan bahwa menghitung bisa dilakukan dengan lisan dan perbuatan. Siapa yang mengamalkan bahwa Allah swt memiliki nama-nama khusus seperti al ahad (Maha Esa), al Muta’al (Maha Tinggi), al Qodir (Maha Kuasa) dan yang lainnya maka wajib baginya untuk meyakini dan tunduk terhadapnya. Dan Allah mempunyai nama-nama yang disunnahkan untuk diikuti didalam makna-maknanya seperti ar Rohim (Maha Penyayang), al Karim (Maha Mulia), al ‘Afwu (Maha Pemaaf) dan lainnya. Dan disunnahkan bagi hamba-Nya untuk berhias dengan makna-maknanya dalam rangka menunaikan hak mengamalkannya maka inilah makna menghitung dengan amal. Adapun menghitung dengan lisan adalah mengumpulkan, menghafal dan berdoa dengannya walaupun dalam hal menghitung dan menghafal bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak beriman akan tetapi seorang mukmin dibedakan dengan keimanannya dan mengamalkannya. (Fathul Bari juz XIII hal 436)
Didalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi disebutkan ke-99 nama tersebut yaitu :
الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ الْغَفَّارُ الْقَهَّارُ الْوَهَّابُ الرَّزَّاقُ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الْخَافِضُ الرَّافِعُ الْمُعِزُّ الْمُذِلُّ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ الْحَكَمُ الْعَدْلُ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ الْحَلِيمُ الْعَظِيمُ الْغَفُورُ الشَّكُورُ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ الْحَفِيظُ الْمُقِيتُ الْحَسِيبُ الْجَلِيلُ الْكَرِيمُ الرَّقِيبُ الْمُجِيبُ الْوَاسِعُ الْحَكِيمُ الْوَدُودُ الْمَجِيدُ الْبَاعِثُ الشَّهِيدُ الْحَقُّ الْوَكِيلُ الْقَوِيُّ الْمَتِينُ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ الْمُحْصِي الْمُبْدِئُ الْمُعِيدُ الْمُحْيِي الْمُمِيتُ الْحَيُّ الْقَيُّومُ الْوَاجِدُ الْمَاجِدُ الْوَاحِدُ الصَّمَدُ الْقَادِرُ الْمُقْتَدِرُ الْمُقَدِّمُ الْمُؤَخِّرُ الْأَوَّلُ الْآخِرُ الظَّاهِرُ الْبَاطِنُ الْوَالِيَ الْمُتَعَالِي الْبَرُّ التَّوَّابُ الْمُنْتَقِمُ الْعَفُوُّ الرَّءُوفُ مَالِكُ الْمُلْكِ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ الْمُقْسِطُ الْجَامِعُ الْغَنِيُّ الْمُغْنِي الْمَانِعُ الضَّارُّ النَّافِعُ النُّورُ الْهَادِي الْبَدِيعُ الْبَاقِي الْوَارِثُ الرَّشِيدُ الصَّبُورُ
Adapun terkait dengan angka 99 ini maka Imam Muslim mengatakan bahwa para ulama telah bersepakat bahwa hadits tersebut—yang menyebutkan angka 99—tidaklah membatasi nama-nama Allah swt. Hadits itu tidak bermakna bahwa Dia swt tidak memiliki nama selain nama-nama yang 99 itu. Adapun maksud dari siapa yang menghitung 99 nama ini masuk surga adalah sebagai informasi tentang masuk surga dengan menghitungnya bukan informasi tentang pembatasan nama-nama-Nya, sebagaimana disebutkan didalam hadits lainnya,”Aku berdoa kepada-Mu dengan segala nama yang Engkau namakan diri-Mu dengannya atau yang Engkau berkuasa tentang ilmu ghoib yang ada pada-Mu.” (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XVII hal 7 – 8)
al Warits adalah salah satu nama dari nama-nama Allah swt yang mengandung arti mewarisi seluruh makhluk-Nya dan Dia-lah yang kekal setelah punah seluruhnya, sebagaimana firman Allah swt :
إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ الْأَرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ
Artinya : “Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada kamilah mereka dikembalikan.” (QS. Maryam : 40)
وَإنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ
Artinya : “dan Sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.” (QS. Al Hijr : 23)
Al Qurthubi mengatakan bahwa maksudnya adalah—Kami (pulalah) yang mewarisi—bumi dan orang-orang yang ada diatasnya, tidak ada sesuatu pun selain Kami. Semisal dengan ayat ini adalah surat Maryam ayat 40. artinya Pemilik—sebenarnya—atas segala sesuatu adalah Allah swt adapun kepemilikan hamba-hamba-Nya hanya sebatas memiliki dan jika dia meninggal dunia maka yang tertinggal hanyalah anggapan—memiliki—maka Allah swt sebagai Pewaris, dari sisi ini.” (Al Jami’i Li Ahkamil Qur’an juz IX hal 381)
Adapun pendapat tentang  barang siapa membaca Asmaul husna seumpama  " Yaa Waarits" maka Allah SWT akan memperpanjang umurnya—wallahu a’lam—saya tidak menemukan sumbernya.
Wallahu A’lam

Rabu, 14 November 2012

Tips Menguruskan Badan

Sebenernya gampang-gampang susah yang namanya ngurusin badan... tapi buat kaum hawa terutama, punya body yg kira2 ga beda jauh sama cherrybelle, kadang2 jadi suatu misi yang harus di jalankan. Kalo cuma ga makan2 sih.. semua orang juga bisa... tapi aman ga?

Nah... kali ini.. aku mau coba bagi2 tips gimana caranya punya body langsing singset dan semampai...


  • Sebelum tidur malam, siapin segelas air putih disamping tempat tidur... supaya waktu bangun.. pagi2 kita bisa langsung minum air putih sebelum turun dari tempat tidur.. 
  • Jam 7 pagi.. adalah waktu yg ideal untuk sarapan... tapi kalo boleh.. jangan sarapan nasi.. apalagi gorengan. Cukup irisan buah segar yang bisa mengenyangkan juga. Boleh Apel, Alpukat, atau Pepaya. atau menurut selera kamu, Porsinya cukup 1 atau 2 buah. Yang penting jgn yang asem. Yang ada ntar mondar-mandir aja lagi ke kamar mandi kaya setrikaan, Plus 1 gelas susu kedelai,
  • Jam 9 atau 10 pagi... Coba keluarin Cemilan yang kamu simpen dimeja Kerja (Hihi, ups ketauan deh nyimpen makanan). Jangan yang sembarangan juga.. Boleh biskuit yg mengandung rendah lemak nabati (Ga boleh sebut merk ya??), Boleh juga biskuit yang sedikit aja mengandung gula, atau Biskuit Gandum.
  • Jam 12 atau sekitar jam 1 siang.. Waktunya Makan siang. Ga boleh Tidak ya... Porsinya juga jgn yang keterlaluan... Cukup 4sehat 5sempurna, tapi dikurangi aja porsinya.
  • Jam 2 atau jam 3 Sore... Minum Jus Lemon. atau biar enak... Lemon Tea with Honey (Teh Lemon Pake Madu),
  • Jam 5 sampai sekitar jam 5.30 sore, saat yang tepat untuk afternoon tea. Menu makanan ringannya boleh, 1 scone (Mirip Bolu tapi lebih padat), dan 1 Mini Sandwich tersaji disamping Teh herbal (catat.. Teh Herbal),
  • Mulai Jam 7 Malam keatas... Kamu masih boleh Cemal-cemil kok... Tapi cuma boleh Cemilin Buah ya... 
  • Terakhir... Sit up.. setiap hari 50x 3 set (selesai 50x sit up istirahat 3menitan terus lanjut lagi). untuk pemula... cukup 10 sampai 20x 3 set aja. Gunanya untuk ngencengin kulit area perut yang udah kena hasil penyusutan.

Coba jalanin serutin mungkin ya...

Kalo emank niatnya kuat... dan tips ini bener2 dilaksanain... InsyaALLAH deh... Keinginannya tercapai...

Tapi bagi yang punya penyakit Maag akut... Minta Izin Pak Dokter dulu ya....

Tips AMPUH Meningkatkan Keimanan (InsyaALLAH)

Hai akhi... ukhti yang dirahmati ALLAH S.W.T. kali ini aku mau coba bagi-bagi tips bagaimana caranya meningkatkan Keimanan kita... apalagi untuk anak2 muda dijaman yg semuanya serba bebas dan menjunjung tinggi demokrasi seperti sekarang ini..

ada beberapa tips yang mungkin bisa kita selaraskan dengan rutinitas kita sehari-hari... Sok dibaca aja ya..


  1. Yang suka baca Majalah.. mungkin sebaiknya kegiatan baca majalahnya diganti dengan kegiatan baca buku Pengetahuan Agama Islam atau tentang sejarah2 Islam. Kalo dinilai terlalu ekstrim... mungkin waktu bacanya seminggu bisa dibagi 40% baca majalah, 60% baca buku Islam.
  2. Yang hobi banget Nyanyi.. Coba belajar nyanyinya diganti tadarusan aja... hehe.. Pernah denger ga.. "Yang pinter Ngaji udah pasti bisa Nyanyi, Yang pinter nyanyi.. belum tentu bisa ngaji". Nah coba deh berpedoman kesitu... InsyaALLAH malah pinter Ngaji dan Pinter Nyanyi pula..
  3. Yang suka jalan ke mall.. kalo jalan ke mall kan suka ada aja tuh yang kita beli, udah abis uang banyak (Paling sedikit 100rb abis), adem sih.. tapi fisik doang yg adem (Rohaninya ngga)... Gimana kalo kegiatan jalan2 ke mall yang rutin itu diganti jalan2 ke Masjid aja Pas waktu Shalat tiba... Udah hemat... adem lagi (Rohani dan Jasmani).. Kalo emank masih mau jalan ke mall ya ngga apa2 juga. tapi 2 kali sebulan aja udah cukup kayaknya.. (Ini ga maksa lho....)
  4. Yang doyan Shopping.. Sekali2.. sisipin deh belanjaan yang berbau Islami.. Mungkin CD2 lagu POP Religinya Wali, Maher Zein, atau buku2 Islami yg lagi booming...
  5. Yang gemar Begadang.. Begadang boleh aja... asal ada perlunya (Kutipan dari Bung Roma Nih, hihi).. Tapi kalo ga ada perlu apa2..daripada cuma ketawa/i ga tentu jalur... mending Shalat malam guys.. ngobrolnya sama YANG MAHA KUASA.. pasti lebih ma'nyus...lebih plong... lebih nikmat.. dan yang pasti.. lebih deket lagi sama YANG MAHA PENCIPTA...
  6. satu lagi yang ga kalah utamanya, Buat yang suka hambur2in uang.. hayo... coba uangnya dihamburin dijalan ALLAH S.W.T. seperti: Sedekah, nolong orang yang lagi kesusahan, patungan ngebangun masjid (beuh.. cakep), ga usah yg jauh2 dulu... kalo emank sodara kita banyak yg sulit ekonominya... mungkin kita bisa bantu modal buat dagang kecil2an, Oh ya.. tapi jangan lupa... untuk urusan hambur2in uang ini... syaratnya satu. KMHW ikhlas (Kudu mesti harus Wajib Ikhlas). Satuju ga?

Lagipula.. kalo dipikir2... apa sih yg belum dikasih sama SANG KHALIK kita?

Nafas iya, akal iya, 5 indra yang umumnya kita miliki iya, rejeki, makan, tempat berteduh... iya juga... duh.. kalo diomongin semua disini... ga bakal selesai deh artikel ini jadinya...

So... tunggu apalagi Guys... Yuk.. kita sama2 terapin tips diatas....

Silahkan di COPAS bagi yang tertarik... Semua isi dari artikel ini termasuk syi'ar juga... jadi bebas2 aja di COPAS.. tapi tetep... Copyright Linknya di sertakan ya di blog kalian... hehehe (tetep aja... eksis)

Minggu, 11 November 2012

Contoh Orang-Orang Malas


Hehehe.. Masih COPAS dari pemilik aslinya nyebur.com... Silahkan dilihat..


orang malas
Mam, anda nih niat ngajak anak anda ‘jalan-jalan’ atau ngga sih??


orang malas
Yah ni orang, ngebersihin saljunya cuma seemprit begitu. Nabrak baru tau rasa dia.


orang malas
Demi naik escalator, saya pokoknya rela antri!!!


orang malas
Gue sih ngga kebagian tempat duduk juga kaga apa-apa, masih bisa tidur koq.


orang malas
Remote semi manual, kaga pake batere, hemat biaya. Hayoo anda pernah kaya gini ngga? :)


orang malas
Itu kulkas, bunga esnya ampe kaya begitu, kaga dibersihin-bersihin.


orang malas
Kasian juga tuh armadilo. Digeser dulu sedikit napa?


orang malas
‘Dicetak di Hong Kong. Dilipat di China.’


orang malas
Niat ngeblok jalan kaga sih??


orang malas
Itu kalo tulisannya tempat jompo, maklum banget kalo pada pake escalator.


orang malas
Niat-niatnya bawa mobil tuh orang.


orang malas
Hah? …. Ampun deh! Orang itu kencing dan b.a.b disitu juga ngga ya?


orang malas
Pantesan aja badannya subur begitu.


orang malas
Yaaah ini lagi … Geser dulu napa sih pohonnya?

Hanya ada di indonesia


Coba di baca ya agan-agan... ini sih cuma COPAS aja dari nyebur.com... tapi cukup mengocok perut kok... 



Hanya di Indonesia ada yg jual ES PANAS



Hanya di Indonesia kotak suratnya kaya gini


Hanya di Indonesia anak majikan dianggap sebagai herder


Hanya di Indonesia ada Pecel Lele pake listrik



Hanya di Indonesia yang ngejalanin “aturan untuk dilanggar”


Hanya di Indonesia ada larangan merokok seperti ini


Hanya di Indonesia yg memadukan IT dengan cara Tradisional


Hanya di Indonesia supirnya ada yg bekas penulis puisi


Hanya di Indonesia binatang malu difoto ama manusia

Hanya di Indonesia ada Bis Kota yg bisa dimakan


Hanya di Indonesia orang bisa jadi Polisi n jadi Tukang Becak dalam waktu yg bersamaan

Hanya di Indonesia ada anjing yang berani gigit ketua RT, dimumkan pula.

Hanya di Indonesia ada yg jual Lemon Tea bentuknya kyk gitu. Bentar2, dimana tea-nya??

Hanya di Indonesia ada Asbak terbesar sejagat raya

Hanya di Indonesia terjadi Pedamaman

Hanya di Indonesia kita bisa nabung sembari makan bakso


Hanya di Indonesia yang punya merek mobil seperti ini

Hanya di Indonesia yang punya nama tempat seperti ini


Hanya di Indonesia ada yang bisa menyaingi KFC (Kentucky Fried Chicken)


Hanya di Indonesia ada minuman berdosa


Hanya di Indonesia ada yg jual menu minuman kyk gini

Hanya di Indonesia ada cabang Starbucks Coffee buat kalangan bawah


Hanya di Indonesia ada yg jual Switter


Hanya di Indonesia yang pake peringatan meyakinkan pembelinya kyk gini


Hanya di Indonesia Nokia mendistribusikan produk sendalnya


Hanya di Indonesia motornya bisa dinaekin lebih dari 5 orang


Hanya di Indonesia yang mempuyai kembaran Presiden US


Hanya di Indonesia dimana Kasih sayang seorang Ibu bisa kalah dengan kasih sayang seorang Pembantu


Hanya di Indonesia ada orang yg curhat saat banjir


Hanya di Indonesia ada marka jalan sesat kyk gn


Hanya di Indonesia mahasiswa bisa ngambil jurusan Tambel Ban


Hanya di Indonesia ada peringatan untuk mengedarkan Narkoba (melarang untuk tidak mengedarkan = harus mengedarkan?? )


Hanya di Indonesia orang sampe harus dilarang untuk tidur di bawah mobil